Saturday, 30 August 2014

aku dan kau (dia)

seperti lelucon masa kecil yang menggunakan kata ini
dulu inipun hanya sebatas lagu yang menghiasi layar televisi
tapi kini frasa itu begitu berarti


dua subjek yang ditakdirkan saling mengisi

mengisi hari, maupun hati


aku dan kau,

lihatlah kembali pada frasa ini,
sama namun berbeda
apakah ini yang menggambarkan kita?


lalu bagaimana dengan 'dia'?

'dia' sangatlah berbeda
tapi tak jarang 'dia' menjadi penghalang
membuat rentang sedalam jurang


aku dan kau (dia)

selalu ada dalam sebuah cerita

aku tak tahu apa yang sedang ku lakukan
bukan, ini bukanlah tentang menunggu,
bukan juga tentang berharap,
dan juga bukan tentang melupakan.


aku merasa dalam bayang,

seolah ingin melepas namun selalu menyapa,
seolah ingin berjarak namun selalu dekat
seolah ingin berteriak namun selalu tertahan.


ya, mungkin dari awal, kata tertahan-lah yang tepat

tertahan dalam kehampaan
tertahan dalam keadaan
tertahan dalam kenyamanan
tertahan dalam keindahan kata
tertahan dalam permainan rasa


aku tak menyesali hal yang bisa membuatku tertawa

dan membuatku mendadak seperti berduka.


tapi aku tetap tidak tahu aku sedang apa. 

kadang sesuatu ada tanpa memberi tahu mengapa
tak jarang sesuatu tiba tanpa menyapa 
haruskah ku heran dengannya?



kadang sesuatu pergi tanpa diduga
tak jarang sesuatu menghilang tanpa suara
haruskah ku masih menunggunya?



datang dan hilang,

haruskah ku bertanya?
apa itu termasuk yang telah digariskan oleh-Nya?



dan ketika "takdir" (katanya),

membuat semua orang kembali menerka-nerka
mengapa?

Sunday, 17 August 2014

Tulisan Berbicara

saya bukan orang yang susah mengucap kata
tak pula susah untuk berbagi rasa
pemendam segala asa yang mungkin akan terasa ringan jika melepasnya
bukan, saya bukan seperti itu



tapi terkadang kata tak bisa terus melantun

seperti danau yang terdiam dalam riaknya
saya pun mempunyai hal yang tak dapat diterka



beberapa orang mungkin tersadar dengan tulisan yang dapat berbicara

seperti saya, 
tulisan seolah mengajak bersenda gurau bersama
atau memberi perih yang ditimbulkan oleh luka
dengarkan apa yang dikatakannya!!
tulisan dapat berbicara, 
apakah kamu mempercayainya? 

"I am master of my spoken words and slave to those which remain unspoken."Ankita Singhal


Tuesday, 12 August 2014

First Post!

Hello! 
First Post di blog ini!
Akhirnya tergugah buat nulis di blog (lagi) setelah sekian lama gak nge-blog. 
Saya rindu (bukan, bukan sama kamu!), saya rindu menulis, dan saya ingin mencobanya (lagi).
Kali ini saya ingin berbagi, melalui "guratan-guratan" kecil ini.
Entah hanya permainan diksi ataupun memang luapan emosi yang tertuang di blog ini nanti. :p  
Clear enough, right? my first post explains everything! lol! Enjoy your reading! :) 

Early impressions are hard to eradicate from the mind. When once wool has been dyed purple, who can restore it to its previous whiteness? ” 
― Saint Jérôme